Venna-Ivan Akan Berlibur ke Singapura Bersama Anak




Vena Melinda (VIVAnews/Heryu Nandiansa)




Vena Melinda (VIVAnews/Heryu Nandiansa)



VIVAlife - Di tengah konflik perceraian Venna Melinda dan Ivan Fadilla, ada rencana berlibur yang bisa menghibur mereka. Apalagi, rencana itu bakal dilakukan bersama anak-anak, Farrel dan Athala. Ditemui usai sidang di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Senin, 1 Juli 2013 Ananta, tim kuasa hukum Venna menyebutkan hal itu. Apalagi, Ivan kemungkinan juga ikut dalam liburan itu.


"Ini hidayah. Mereka menyadari, perpisahan orang tua tidak harus memengaruhi psikologis anak-anak," ujar Ananta.


Ia melanjutkan, rencananya mereka akan berlibur di Singapura selama empat sampai lima hari. Demi rencana itu, ujar Ananta, Venna sampai meninggalkan konstituennya.


"Demi kepentingan anak," ujarnya melanjutkan.


Saat dikonfirmasi, Ivan menuturkan rencana berlibur itu sebenarnya dari anak-anak. Karena sekolah sedang libur, mereka ingin jalan-jalan ke luar negeri. Sayang, paspor mereka masih di tangan Venna. Itu seperti yang dituturkan si sulung Farrel pada VIVAlife, beberapa waktu lalu. Ia sudah mencoba mengontak Venna namun belum direspon.


Rupanya, baru kali ini anggota DPR RI dari Partai Demokrat itu punya kesempatan membalas pesan anaknya soal liburan. Karena itu, Ivan mengaku belum tahu kapan rencana berlibur itu akan terlaksana. "Kalau tak bisa ya kita di dalam negeri saja," katanya santai. Muhammad Milano kuasa hukum Ivan menuturkan, pihaknya sama sekali tidak melarang atau membatasi Venna berlibur dengan anak-anak.


"Kami hanya meminta anak-anak tinggal sama ayahnya, bukan membatasi," ujar Milano. Menurutnya, yang menjadi masalah adalah komunikasi. Sejak pindah rumah, anak-anak mencoba berkomunikasi dengan ibundanya. Namun, Venna lah yang kurang menanggapi. Di lain pihak, kuasa hukum Kemala Dewi justru menuturkan pihaknya ingin hak asuh anak dimiliki bersama.


Orang tua, katanya, harus saling komunikasi soal anak. "Jangan sampai menjauhkan ibu dari anak-anaknya. Makanya kami minta hak asuh bersama. Kalau Mas Ivan kan inginnya sendiri," ujar Kemala. (eh)