Bisnis Karaoke Digugat, Ini Kata Inul Daratista




Inul Daratista (Winda Yanti)




Inul Daratista (Winda Yanti)



VIVAlife- Rumah karaoke milik Inul Daratista, 'Inul Vizta', digugat Karya Cipta Indonesia (KCI) ke meja hijau. Gugatan itu dilayangkan karena Inul dinilai memutar lagu untuk karaoke tanpa menghormati hak cipta penyanyi dan penciptanya. Namun, menurut pedangdut asal Lamongan, Jawa Timur, itu pihaknya selama ini sudah berhati-hati.

"Orang cari rezeki beda jalannya. Kita sudah berusaha kasih lahan ke orang lain, masa main tutup saja. Buka usahanya susah," tutur Inul saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta.


Sejauh ini, ia masih merasa sebagai pihak yang benar. Ia bahkan mengaku memiliki bukti kuat untuk membenarkan pihaknya. Salah satunya, bukti kuitansi dan persetujuan bahwa setiap bulan pihaknya sudah membayar royalti melalui KCI. Kalaupun itu dianggap kurang, kata Inul, sebaiknya KCI tidak asal bicara di televisi dan langsung menuntutnya macam-macam. Seharusnya, ia melanjutkan, ada pembicaraan yang membahas titik temunya.


"Saya penyanyi dan berhubungan dengan pencipta lagu, jangan gontok-gontokan langsung tutup Inul Vizta, jangan emosi," ia menyarankan.


Pemilik goyang ngebor itu menegaskan, dirinya tak ingin mencari ribut dan melawan dengan gencar. Pasalnya, ia merasa perusahaan yang didirikannya bukanlah 'ecek-ecek'. Jika ada masalah, mestinya diselesaikan secara profesional.


Sebelumnya, Inul mengaku sering berbincang dengan KCI. Namun, ia menduga ada pihak ketiga yang memang berniat membuat panas suasana. Kemungkinan, katanya, itu dipengaruhi oleh persaingan bisnis. Apalagi, ia tahu saat ini tengah heboh kompetitornya adalah mantan orang dalamnya sendiri. Tiba-tiba, ia menambahkan, para pegawainya sudah ada di bisnis pesaing.


"Kalau merasa Inul ramai, banyak, kita pikirkan juga dong harus sewa mall berapa, listrik berapa. Saya nggak mau lah melawan di media, unjuk gigi, jiwa saya bukan begitu," tegasnya. Yang jelas, ia akan menghadapi kasus itu secara 'gentle'. Rencananya, di akhir persidangan sebagai CEO Inul Vizta dirinya akan hadir. (eh)