Vino Bastian Piawai Buat Roti




Vino G. Bastian (VIVAnews/Muhamad Solihin)




Vino G. Bastian (VIVAnews/Muhamad Solihin)



VIVAlife - Banyak kalangan yang menganggap Vino G Bastian sebagai sosok yang macho. Apalagi, ia kerap berperan sebagai lelaki maskulin, seperti dalam film Realita Cinta dan Rock n Roll, Serigala Terakhir, serta Radit dan Jani.


Namun kali ini, Vino menampakkan sisi feminitasnya. Di balik tubuhnya yang berotot kekar layaknya seorang surfer, ia juga memerankan seorang tukang roti.


Tak hanya mengelola toko roti, ia bahkan ikut mengaduk adonan menjadi sebuah roti jadul yang unik. Untuk itu, ia rela belajar membuat roti selama berminggu-minggu.


"Belajar seminggu di Jakarta, terus lihat workshop, terus belajar lagi di Bandung. Kalau bikin roti dulu itu beda, tradisional, harus pakai tangan," ujarnya saat ditemui di Epicentrum, Kuningan, Selasa, 26 Maret 2013.


Awalnya, ia berpikir membuat roti dengan adonan yang kalis, mudah. Ternyata, setelah mencoba, ia baru mengerti kesulitannya. Butuh dua sampai tiga hari untuk adonan itu boleh diisi. Demi film Madre, ia melakoni itu semua tanpa peran pengganti. Setelah memerankan itu, Vino langsung menjadi ahli roti dadakan. Kini, setiap mengunyah roti, ia bisa mengomentari rasa dan cara pembuatannya.


"Kalau roti putih itu malah kurang bagus, yang bagus kalau warnanya kayak habis dibakar, ada coklat-coklatnya. Contohnya kayak gitu," katanya sambil tersenyum.


Sampai-sampai, sang istri Marsha Timothy, sering meminta dibuatkan roti olehnya. Vino pun melakukannya dengan maksimal. Adonan yang ada didiamkan dulu, setelah mengembang barulah dibakar. "Istri suka minta dibikinin roti di rumah," ceritanya menirukan Marsha.


Tak hanya itu, Vino pun memiliki niat untuk membuka usaha roti. Kebetulan, ia memiliki seorang teman yang menjadi pengusaha roti. Dari berbisnis itu, ia sampai bisa keliling dunia. Vino pun berpikiran, berawal dari bisnis roti bisa juga menjadi seorang yang hebat. "One day saya mau bikin bisnis roti, kenapa nggak?" selorohnya.