Finalis Voice Of Indonesia Ditipu Ratusan Juta




Voice Of Indonesia Alf dan Kuasa Hukumnya (Dokumentasi)




Voice Of Indonesia Alf dan Kuasa Hukumnya (Dokumentasi)



VIVAlife - Mimpi Al Fatah, finalis Voice Of Indonesia untuk masuk dapur rekaman harus kandas di tengah jalan. Uang atau dana yang telah dikumpulkan selama ini untuk membiayai produksi rekaman nanti mendadak raib.

Uang itu dibawa kabur rekan dekatnya sendiri, WI. Kejadiannya tepat pada 27 Mei 2013 lalu. Hal itu disampaikan kuasa hukumnya Hardiyanto Kenneth Tsu alias Ken.


"Menurut klien saya, saat itu dia (Alf) memang butuh uang untuk rekaman album," ujar Ken kepada VIVAlife, Selasa 25 Juni 2013.


Dikatakan Ken, kejadian bermula saat Al berkenalan dengan pelaku (WI) di salah satu kafe. Setelah ngobrol panjang lebar, finalis ajang pencarian bakat The Voice Indonesia itu mengaku sedang butuh uang untuk rekaman album dan berniat menjual mobil merek Xenia nopol B 1207 SFQ.


Kemudian WI pun tertarik untuk membantu Al dan bersedia membeli mobil dengan harga yang sudah disepakati Rp 135 juta.


Melihat niat baik pelaku, Alf tak curiga. Ia langsung memberikan STNK dan kunci mobil tersebut. Alf percaya sekali sebab WI akan segera melunasinya dalam waktu satu minggu. Namun sayang, WI tak bisa dihubungi sejak kejadian tersebut.


"Beruntung, klien saya tidak memberikan mobilnya lengkap dengan BPKB," ujar Ken.


Namun demikian, Alf masih menunggu itikad baik WI sehingga belum membuat laporan resmi ke polisi.


"Kita tunggu itikad baik dia dulu, kita bertemu dulu dengan WI. Saya juga sudah dua kali mengirimkan somasi ke WI," kata Ken. (eh)