Madonna, Musisi Berpenghasilan Paling Tinggi Versi Forbes




Madonna (REUTERS/Remo Casilli)




Madonna (REUTERS/Remo Casilli)



VIVAlife - Dengan penghasilan sebesar US$125 juta, Madonna Louise Ciccone atau yang lebih dikenal dengan Madonna, berhasil menjadi penyanyi wanita dengan bayaran tertinggi.

Forbes mengungkapkan, jumlah penghasilan tersebut mengalahkan Lady Gaga dan penyanyi country-pop, Taylor Swift.


Sebagian besar pendapatan Madonna sepanjang Juni 2012 hingga Juni 2013 diperoleh dari MDNA Tour di seluruh dunia yang mencapai US$305 juta (pendapatan kotor). Namun penyanyi kelahiran Michigan ini juga memperoleh pendapatan dari penjualan merchandise, parfum, dan clothing line miliknya, Material Girl.


Dilansir dari Reuters, Forbes menambahkan bahwa Madonna merupakan musisi berpenghasilan tertinggi dari genre maupun gender manapun. Madonna melompat dari peringkat kesembilan tahun lalu. Sedangkan Lady Gaga melompat dari peringkat keempat ke peringkat kedua tahun ini dengan penghasilan US$80 juta.


Mother Monster berhasil mencapai peringkat tersebut meskipun tour Born This Way Ball-nya berhenti di tengah jalan karena Gaga mengalami cedera. Rilis album Artpop-nya ini dilakukan pasca penghitungan laba tahunan Forbes telah ditutup sehingga laba penjualan album terbaru Gaga tidak masuk hitungan.


Sementara itu, penyanyi muda berbakat Taylor Swift, turun dari posisi kedua tahun lalu menuju ke posisi ketiga tahun ini. Hasil penjualan album terbarunya 'Red', endorsement, rekor penjualan dan tur menghasilkan pendapatan sebesar US$55 juta.


Setelah Swift, Beyonce mengisi posisi keempat dengan penghasilan sebesar US$53 juta. Menyusul di posisi kelima ada mantan juri American Idol, Jennifer Lopez dengan penghasilan US$45 juta.


Forbes menyusun daftar peringkat setelah memperkirakan laba sebelum pajak berdasarkan rekor penjualan tiket konser, penjualan merchandise dan wawancara dengan promotor konser, pengacara dan manajer. Riset juga dilakukan dengan melihat data dari majalah perdagangan Pollstar, RIAA (Asosiasi Industri Rekaman Amerika) dan perusahaan pelacakan Nielsen SoundScan. (umi)