Begini Cara Chris Brown "Merayu" Korban Pemukulan




Chris Brown (REUTERS/Yuri Gripas)




Chris Brown (REUTERS/Yuri Gripas)



VIVAlife - Chris Brown tampaknya tak lelah menjadi pencari masalah dengan tindakan kasarnya. Kini, ia tengah menjalani peradilan kasus dugaan pemukulan terhadap seorang wartawan di Washington D.C. yang terjadi Oktober tahun lalu.


Dilansir dari Female First, untuk menghindarkan kliennya dari ancaman hukuman kurungan yang lebih lama lagi, Mark Geragos, selaku kuasa hukum Chris, kini dilaporkan tengah menawarkan sebuah perjanjian dengan Parker Adams, korban pemukulan Brown. Parker mengklaim bahwa Chris telah mematahkan hidungnya dan mencaci makinya.


Penawaran yang dilakukan oleh Mark menyangkut sejumlah uang yang dalam jumlah besar. Dengan cara itu, Mark berharap Parker tak lagi melanjutkan tuntutan hukumnya, sehingga Chris tak perlu mendekam lebih lama di balik jeruji besi.


Sebuah sumber menyatakan kepada TMZ.com bahwa jaksa mengetahui bahwa Geragos tengah mencoba untuk bernegosiasi guna menyelesaikan perkara ini. Diperkirakan, kesepakatan dicapai dengan perwakilan Parker akhir pekan ini.


Parker mengajukan gugatan terhadap Chris dan pengawalnya sebesar US$3 juta atau senilai Rp31 miliar pada bulan lalu. Ia mengklaim diserang ketika mencoba untuk memotret Chris yang tengah berada di luar W hotel bersama dua orang perempuan.


Tak hanya sekali ini Chris berurusan dengan masalah hukum. Pada 2009, dia sempat menjalani masa percobaan karena menyerang rekan juga pacarnya, Rihanna saat itu.


Dan, kini, ia terancam hukuman lagi. Ganjaran empat tahun penjara bisa diterimanya jika ia terbukti bersalah atas kasus penyerangan terhadap Parker pada 17 April mendatang. Namun, kebebasan juga bisa dikantongi Chris jika pada awal pekan depan, Parker mencabut tuntutannya.