Pengorbanan Hamish Daud di Film Supernova




Hamish Daud (VIVAnews/Ahmad Rizaluddin)




Hamish Daud (VIVAnews/Ahmad Rizaluddin)



VIVAlife - Hamish Daud datang ke kantor Viva.co.id beberapa hari lalu. Spontan kehadirannya mengundang perhatian banyak orang. Selain memiliki wajah rupawan, pria bule yang lancar berbicara Bahasa Indonesia ini juga memiliki karisma yang menarik perhatian wanita.


Kepada kami, presenter acara petualangan itu bercerita tentang hal-hal seru di balik pembuatan film Supernova: Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh, sebuah film yang diangkat dari novel laris karya Dewi Lestari. Ia katakan, butuh beberapa waktu untuk memahami karakter Dimas, tokoh penulis yang ia mainkan.


“Dimas itu seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Amerika Serikat. Karena termasuk anak orang kaya, ia punya pergaulan luas dan bebas di Negara Paman Sam,” ujar aktor berusia 34 tahun itu.


Untuk melakukan observasi, bagaimana kehidupan bebas di negara orang, Hamish mengaku memelajari perilaku dan gaya hidup anak-anak muda di negara adidaya tersebut.


"Saya mencoba mendalami karakter Dimas, bagaimana kira-kira posisinya saat bicara, saat duduk, dan beropini. Karena saya ingin menyatu dengan tokoh ini.”


Untuk mendalami karakter pemuda cerdas ini, Hamish sampai harus mengorbankan profesinya sebagai arsitek. Ia sampai harus cuti dua bulan untuk memperdalam karakter seorang penulis.


“Meski ada pengorbanan, namun saya puas dengan hasil filmnya,” tambahnya.


Hamish jelaskan, Film Supernova akan tayang serentak pada 11 Desember 2014 di bioskop Nusantara. Karya visual tentang roman berpadu sains ini, juga dibintangi Raline Shah, Fedi Nuril, Arifin Putra, Paula Verhoeven dan Herjunot Ali. Anda juga dapat menyaksikan wawancara eksklusif kami dengan Raline Shah tentang Supernova di sini.