Ia dianggap mampu cerminkan semangat juang tinggi untuk meraih mimpi.
VIVA.co.id - Film Si Anak Kampoeng kembali meraih penghargaan bergengsi di ajang festival film luar negeri. San Francisco Film Awards memilih film tentang kehidupan Buya Syafii Maarif itu, sebagai pemenang dalam kategori Faith and Spirituality, bersanding bersama film besutan sineas Rusia, Roman Khrushch, berjudul Pechorin.
Menurut Laurel Kapros, Awards Director San Fransisco Film Awards, film yang di luar negeri memakai judul The Village Boy ini, memiliki nilai psikologis dan spiritual tinggi, serta disajikan dengan cara artistik nan indah. Demikian data yang didapat, dari rilis yang diterima redaksi VIVA.co.id, pada Senin, 16 Maret 2015.
Sebelumnya, Si Anak Kampoeng yang diperani Radhit Syam diproduksi bersama oleh Damien Dematra Production dan Maarif Institute serta diharapkan dapat melahirkan Buya-Buya kecil baru, yang berani bermimpi, dan berjuang dengan tekun untuk meraih mimpi.
Sebelumnya, karya visual ini telah meraih puluhan penghargaan. Tercatat di antaranya Silver Screen Award dari Nevada International Film Festival (2014); dan masuk nominasi Jaipur International Film Festival, India (2012). Film ini disutradarai sineas Damien Dematra, yang dulu juga menggarap film tentang Obama kecil, saat hidup di Jakarta.
Karya sinema berdurasi 105 menit ini, merupakan kisah hidup tentang keceriaan, penderitaan, dan perjuangan Buya Maarif dalam menemukan diri serta panggilan hidupnya, tanpa terkekang waktu dan tempat. Karena, ia yakin, setiap orang berhak berjuang, menyatakan dirinya, dan mengikuti jalan takdirnya. Film ini dirilis pada 21 April 2011. (art)
Bahan Makanan, yang Nutrisinya Meningkat Jika Dimasak
Riset: Kandungan Gula di Jus Buah Merusak Gigi Balita
Apa Arti Pandangan Mata Si Dia?