Perjalanan Zayn Malik Bersama One Direction

Ibunda sering mengirimkan pesan untuk Zayn Malik di malam hari.




VIVA.co.id - Nama Zayn Malik dikenal publik dunia berkat aksi dan karyanya bersama boyband One Direction. Sayang, kebersamaan Zayn Malik dengan boyband bentukan Simon Cowell itu tak bertahan lama. Ia memutuskan untuk hengkang dari One Direction.


Hal itu diumumkan secara resmi dalam akun Facebook One Direction, Rabu, 25 Maret 2015 malam waktu setempat.


Banyak pihak menyayangkan keputusan Malik meninggalkan boyband yang baru saja menggelar konser di Jakarta tersebut. Termasuk keempat rekannya, dan juga Simon Cowell serta penggemar One Direction.


Malik sudah mantap dengan keputusannya. Ia merasa inilah langkah yang tepat untuk diambil untuk saat ini. Ia juga memiliki alasan tersendiri, ingin menikmati hidup santai dan bebas dari sorotan dunia.


Keluarnya Malik dari One Direction membuat sosok pria berusia 22 tahun ini menjadi buah bibir. Media pun ramai menceritakan kisah kehidupan Malik.


Malik bergabung dengan One Direction setelah ia mengikuti ajang pencarian bakat. Padahal, awalnya ia tak mau mengikuti ajang X Factor di tahun 2010. Ia harus dibujuk untuk mau mengikuti audisi ajang tahunan itu.


Nasib berkata lain. Dari situlah, ia membuat Simon Cowell terpesona dan melihat potensinya. Hidupnya mendadak berubah setelah meraih sukses bersama Harry Styles, Niall Horan, Liam Payne, dan Louis Tomlinson yang tergabung dalam One Direction.


Mereka pertama kali debut tahun 2011. Single pertama mereka, What Makes You Beautiful menyerbu tangga lagu. Album perdana mereka, Up All Night laris manis di pasaran.


Kesuksesan itu mengantarkan mereka ke tur musik dunia empat tahun belakangan ini. Dalam dokumentari boyband berjudul This Us, yang dibuat tahun 2013, diceritakan pengorbanan mereka jauh dari keluarga karena menjalani tur keliling dunia.


Dilihatkan juga ibunda Malik yang menangis dan selalu mengirimkan pesan pendek kepada putranya setiap malam.


"Saya tak berharap Zayn akan membalas semua pesan saya. Tetapi saya selalu mengirimkan 'night night son'. Dan ia membalas 'love you mum'," katanya seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis, 26 Maret 2015.


Ia mengaku bangga dengan prestasi putranya. Namun, yang paling sedih adalah saat harus mengucapkan selamat tinggal ketika putranya harus kembali pergi keluar negeri.


"Ketika dia pergi saya menangis di pintu gerbang. Dan dia berkata 'ibu saya bukan pergi berperang," ujarnya menangis. Malik sendiri saat diwawancara di tahun 2012 mengaku sangat merindukan keluarganya. Dan itu adalah beban terberat untuknya.


"Ini sangat sulit. Akhir pekan lalu adalah pertama kalinya saya berada di rumah sejak enam bulan," katanya.


Dari hasil kerja kerasnya, Zayn membelikan ibundanya rumah mewah. Dan itu membuat ibunya terharu. "Saya tahu kamu selalu berkata akan membelikan saya rumah di saat tua. Terima kasih untuk apa yang telah kamu lakukan untuk kami. Saya sangat bangga padamu," ujar ibunda Zayn.


Dari One Direction pula, Zayn bertemu dengan kekasih yang kini menjadi tunangannya, Perrie Edwards. (ase)