Boyband S9B mengaku selalu menampilkan suara asli mereka saat off air. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
Boyband S9B mengaku selalu menampilkan suara asli mereka saat off air. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)
VIVAlife - Demam K-Pop tengah melanda dunia beberapa tahun belakangan. Meski begitu, masih saja ada kalangan yang memandang sebelah mata kehadiran boyband di Indonesia.
Mereka dianggap takkan bertahan lama karena kualitas yang kurang mumpuni. Hanya menjual tampang dan tarian, sementara menyanyi selalu lip sync. Menanggapi hal itu, boyband Super 9 Boyz (S9B) menerangkan alasan mereka lip sync.
Tyo, salah seorang personel S9B, menuturkan perlunya perjuangan panjang untuk lip sync saat on air. Sebenarnya, pihaknya ingin menyanyi secara langsung. Namun, terkendala masalah teknis. Itu terkait dengan jumlah personel mereka yang mencapai sembilan orang.
"Microphone harus ada sembilan. Berarti harus ada sembilan frekuensi dengan channel berbeda-beda," kata Tyo saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.
Belum lagi jika on air di tempat terbuka. Suara yang keluar terkadang menjadi berantakan. Ada yang besar dan kecil, sehingga penampilan tak maksimal. Seharusnya, Tyo melanjutkan, pertimbangan itu diketahui oleh masyarakat. Sebagai gantinya, mereka selalu menampilkan suara asli saat acara off air.
"Makanya kalau mau pembuktian suara kita yang asli, datang saja waktu off air," kata Kevin, personel yang lain. (ren)