Julia Perez (vivanews/ Shally)
Julia Perez (vivanews/ Shally)
VIVAlife - Setelah mendatangi Komisi Yudisial, pedangdut Julia Perez menerima panggilan dari Mabes Polri terkait isu penyuapan terhadap Hakim Agung Gayus Lumbuun. Secara kooperatif, wanita yang akrab disapa Jupe itu hadir ke Mabes sebagai saksi untuk dimintai keterangan.
Jupe ditemani oleh kuasa hukumnya, Malik Bawazir. Selama diperiksa, pemain film 'Gending Sriwijaya' itu diberikan sekitar 21 pertanyaan. Menurut Malik, pemeriksaan berjalan lancar karena Jupe sangat kooperatif.
"BAP berjalan lancar, penyidik ramah, Julia kooperatif menjawab 21 pertanyaan, termasuk, siapa aktor di balik bukti transfer palsu ini. Siapa pihak yg mengedarkan dan menggembar-gemborkan," ujar Malik yang ditemui usai pemeriksaan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 19 Maret 2014.
Jupe pun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik. Ia memang sangat mendukung untuk segera mengungkap siapa pelaku dibalik penyebaran transfer plasu tersebut.
"Memang harus detail semuanya, karena kita kooperatif jadi memberikan keterangan sebenar-benarnya. Nanti penyidik yang melakukan tugasnya, saya memberikan apa yang saya lihat dan ketahui, baik dari twitter dan teman-teman media," kata Jupe.
Malik menambahkan, pihaknya pun sudah mengantongi nama-nama yang diduga sebagai pelaku penyebaran bukti transfer palsu tersebut.
"Kita sudah mengantongi beberapa nama, penyidik juga sudah mengantongi beberapa. Kita mendukung penuh laporan Pak Gayus. Setelah BAP, kita yakin sekali dengan apa yg dilakukan Bareskrim akan cepat terungkap," ucapnya.
Agenda selanjutnya, Malik mengatakan, pihak penyidik akan memanggil mentalis Deddy Corbuzier ke Mabes Polri untuk dimintai keterangan. Meski Jupe jarang lagi berkomunikasi dengan mentalis berkepala plontos itu, namun ia mengatakan mereka sama-sama menguatkan.
"Nggak ada (komunikasi). Sama-sama menguatkan. Agenda berikutnya akan memeriksa Deddy. Mudah-mudahan semua cepet terungkap. Siapa aktor intelektual dibalik tersebut," harap Jupe. (umi)