Anak Joan Rivers Berniat Selidiki Kematian Sang Ibu




Joan Rivers menghadiri pemutaran perdana film dokumenter 'Joan Rivers - A Piece Of Work' pada acara Sundance Film Festival 2010 di Park City, Utah, 25 Januari 2010. (REUTERS/Lucas Jackson/Files)




Joan Rivers menghadiri pemutaran perdana film dokumenter 'Joan Rivers - A Piece Of Work' pada acara Sundance Film Festival 2010 di Park City, Utah, 25 Januari 2010. (REUTERS/Lucas Jackson/Files)



VIVAlife - Melissa Rivers, anak perempuan komedian Joan Rivers yang meninggal dunia beberapa waktu lalu dilaporkan telah menggunakan jasa firma hukum New York untuk menginvestigasi kejadian sesungguhnya di balik kematian sang ibu.


Hal itu diungkapkan firma tersebut pada hari Selasa, 28 Oktober 2014. Joan sendiri meninggal akibat komplikasi yang dideritanya ketika melakukan prosedur pemeriksaan tenggorokan.


Investigasi itu dikatakan mampu membuat Melissa melaporkan klinik dimana sang ibu dirawat ke pengadilan.


"Untuk mengetahui fakta-fakta dan keadaan yang terjadi saat kematian Joan Rivers, kami mengonfirmasi bahwa firma kami telah disewa oleh Melissa Rivers dan keluarganya," ujar Ben Rubinowitz, partner Gair, Gair, Conason, Steigman, Mackauf, Bloom & Rubinowitz, mengatakan dalam sebuah pernyataan dilansir Reuters, Rabu, 29 Oktober 2014.


Rubinowitz menolak untuk berkomentar lebih jauh mengenai apakah Melissa berkeinginan melaporkan klinik tersebut.


Joan yang berusia 81 tahun meninggal dunia di sebuah rumah sakit pada 4 September 2014, seminggu setelah ia berhenti bernapas saat pemeriksaan bagian belakang tenggorokan dan pita suara di Manhattan's Yorkville Endoscopy.


Seorang pegawai di klinik tersebut mengatakan bahwa Joan meninggal dunia akibat anoxic encephalopathy, sebuah kondisi yang mengakibatkan jaringan tisu di otak kekurangan oksigen sehingga terjadilah kerusakan otak.


Menyusul kematian Joan, Departemen Kesehatan AS melakukan sebuah investigasi di klinik yang merawat Joan.